Yakin kamu hanya beli sistem operasi bawaan latop aja?

Windows OEM

Sebuah cerita singkat tentang kakak beradik yang baru saja membeli komputer kita sebutnya saja namanya uwais dan umaiza. Uwais sangat senang karena dia baru membeli sebuah laptop yang kebetulan sudah dibandel sistem operasi Windows agar tidak pusing mikirin legalitas software. Dan sang adik Umaiza, membeli sebuah macbook yang tentunya sudah terbandel sistem operasi Mac dengan tujuan yang sama dengan abangnya yaitu agar tidak terlalu pusing mikirin legalitas software yang digunakan.

Dari kisah kakak beradik di atas, kita bisa simpulkan bahwa kedua kakak beradik tersebut sangat peduli dengan keaslian software yang digunakan hanya saja, mereka kurang begitu paham bahwa software yang dunakan da yang harus dibeli tidak hanya sistem operasi agar komputer bisa digunakan sesuai kebutuhan masing-masing.

Loh kok bisa?

Bagaimana jika Uwais seorang Content Creator yang membutuhkan software lain seperti Adobe After effect, photoshop dan kebutuhan lainnya. Dan bagaimana jika Umaiza adalah seorang UI atau Graphic Designer yang membutuhkan perangkat seperti Adobe AI atau Coreldraw, XD, Photoshop dan perangkat lainnya. Jika mereka memiliki dana yang mencukupi, tentu mereka tidak merasa khawatir dengan masalah ini namun jika tidak tentu mereka terancam tidak bisa memenuhi harapan untuk tidak membajak.

Ketika kita membeli sebuah kompter, biasanya kita ditawari paketan aplikasi oleh sipenjual dan itu sangatlah menyesatkan. Ada orang yang tidak tahu soal ini dan ada orang yang pura-pura tidak tahu soal ini dan tentunya anda juga sudah sangat sering menjumpai orang-orang semacam ini.

Sebenarnya, ada banyak pilihan yang jika semisal tidak mau menggunakan aplikasi Open Source, kita bisa menggunakan software yang versi free dan tentunya dengan fitur apa adanya (mungkin kita yang perlu tahu diri).